Naropal Araca; Tahapan Masturbasi Aku Pulang Tour

https://angsarukapedia.wordpress.com/2014/11/04/laporan-acara-pesta-hallowen-a-la-reka-records-bertajuk-sabbath-bloody-sabbath/

Sebelum kalian membaca artikel ini, pastikan umur anda sudah menginjak tujuh belas tahun ke samping!!

Kenikmatan dan kepuasan identik dengan kata masturbasi. Berawal dari keganasan nafsu yang tersiar melalui audio maupun visual. Tahap kedua dilanjutkan dengan perenungan yang diselimuti rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang terbakar. Tahap ketiga proses dimulainya pemanasan dengan melakukan aksi-aksi untuk menggapai erupsi. Proses keempat adalah momen dimana nafsu mulai tak terkendali dan membabi buta. Aksi brutal dan liar pada momen ini biasanya sering terjadi. Akhir dari semua tahap adalah erupsi atau ejakulasi, dimana helaan nafas panjang terdengar lantang memberi sinyal kobaran nafsu yang mulai terkendali di tengah kelelahan fisik namun terasa puas dan nikmat.

Jangan mulai kelima momen tersebut saat ini, baca laporan ini terlebih dahulu!!

Semua momen yang mungkin akan menuai pro dan kontra di antara kalian para pembaca. Semata-mata tulisan ini beredar hanya karena minimalnya ide atau hanya masturbasilah kata yang pas untuk menggambarkan acara AkuPulangTour. Acara ini sendiri telah sukses terselenggara di Houtenhand pada tanggal 21 September 2014 silam.

AkuPulangTour, sebuah pesta penutupan dari petualangan tiga band asal kota Malang yang tergabung dalam satu kompilasi bertajuk AKULAGIKOMPILASI. Frank!, Young Savages danMegatruh, mereka telah menyelesaikan serangkaian tour Jawa Timur yang mereka beri nama AkuLagiTour. Kepulangan dan penutupan tour ini tentunya tidak akan mereka buat sederhana, apalagi tujuan akhir dari tour mereka adalah kota dimana ke tiga band ini dilahirkan, Malang. Berikut bagaimana proses masturbasi terjadi saat AkuPulangTour.

 

Ovi (Kobra) diberi mandat untuk memimpin kegiatan masturbasi di acara AkuPulangTour. Memulai acara dengan terlebih dahulu memberi sapaan kepada semua pengunjung di Houtenhand; bertahap Ovi mulai memanaskan mesin pertunjukkan. Tahap pertama, band yang diberi kepercayaan untuk membuka acara AkuPulangTour adalah The Pronks. Band bergenre Rock&Roll Blues ini merupakan grup pendatang baru yang berhasil menyita banyak perhatian dari pengamat dan penikmat musik kota Malang. Performa tiga pemuda sarat talenta dimulai. Penyuguhan alunan musik blues yang kental dengan diselimuti suara distorsi renyah sukses mebawa penonton bernyanyi dan bergoyang. Sebagai penampil pertama,The Pronks sukses menyulutkan kobaran nafsu ganas pemirsa yang hadir.

Tahap kedua, juga seorang pendatang baru. Kali ini dari kota Surabaya bergenre post-rock, Tuan Tanah. Permainan musik dengan nuansa tenang dan tentram dipadatkan oleh perpaduan gema Synthesizer yang begitu padu membuat raga terbawa ke ufuk perenungan yang amat dalam. Awal dari rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang begitu menggebu sengaja mereka kreasikan menjadi dingin demi semakin mendukungnya suasana bermasturbasi.

Tahap ketiga, awal dari penampilan salah satu amunisi band  AkuLagiTour. Mereka adalah Young Savages. Tampil dengan dandanan rapi parlente disertai taburan mawar merah menghiasi panggung, menegaskan kesan elegan pada musik yang mereka usung. Membawakan enam buah lagu, Young Savages sukses membuat penonton ikut bernyanyi terus menerus tanpa henti. Mereka menyuguhkan penampilan luar biasa pada malam itu. Aksi-aksi untuk memulai proses menggapai erupsi.

Tahap keempat, tahap dimana nafsu mulai tidak terkendali dan membabi buta serta melakukan aksi brutal dan liar. Momen dimana seruan untuk mengajak penonton yang sudah tidak sabar untuk melakukan erupsi. Frank!, band bergenre garage yang juga menjadi salah satu amunisi band di AkuLagiTour ditugaskan untuk mengemban momen ini. Alunan musik liar dan menggebu menjadi ciri khas gaya permainan Frank!. Suasana pecah dan gila berhasil mereka ciptakan malam itu. Penonton pun tak kalah antusias dengan kegilaan yang dibuat oleh vokalis Frank!. Mereka benar-benar energik dan keren. Enam song-list yang pas dengan kegilaan yang mereka ciptakan.

Tahap terakhir, akhir dari semua tahap masturbasi. Puncak dari acara AkuPulangTour menampilkan satu amunisi terakhir yang dimiliki oleh AkuLagiTour, Megatruh. Band bergenre noise eksperimental ini menyuguhkan suasana musik dengan didukung dekorasi yang begitu mencekam dan menakutkan. Membawa properti pemanggil setan, mereka berhasil membuat penonton yang mengalami kelelahan sigap kembali penasaran dengan penampilan Megatruh. Benar saja, Megatruhmenyuguhkan penampilan yang sungguh menakjubkan malam itu. Mulai dari pembacaan puisi oleh seorang pria yang berdandan layaknya aktor The Crow, penembang wanita yang ditugaskan bernyanyi layaknya penyanyi sinden hingga penampilan gila para personil Megatruh layaknya orang kesurupan. Alunan lagu yang begitu tenang dari Megatruhmembuat penonton mengakhiri kegiatan masturbasi. Penonton pun melakukan erupsi atau ejakulasi serta menghela nafas panjang dengan lantang. Kobaran nafsu sudah bisa dipadamkan di tengah kelelahan fisik yang melanda, namun terasa sangat puas dan nikmat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s