Pronks

Apa jadinya jika musik  psikedelik rock ditaburi dengan ramuan heavy metal dan sedikit pemanis blues hingga aroma kental punk rock? Begitulah Pronks. Dibentuk sekitar tahun 2011, kemudian menjajal panggung demi panggung  dengan membawakan single mereka berjudul “Do It” dan “Cough”. Tidak butuh waktu lama untuk Pronks cepat dikenal terutama bagi mereka yang doyan dengan aroma-aroma blues cepat. Pasalnya, di kota Malang yang notabenya kota dimana Pronks dilahirkan sudah sedikit sulit untuk menemukan band yang sewarna dengan musik mereka.

2012 – 2013

Pronks pertama kali memperkenalkan single “Do It” melalui kanal reverbnation mereka pada sekitar akhir 2012.

21 April 2013 Pronks mengunjungi Bali untuk memanaskan moshpit acara Soundmotion Roadshow di Ngurah Rai dan Twice Bar, Bali.

2014-2015

Periode ini banyak digunakan Pronks untuk berpetualang dari panggung ke panggung di Malang, Jogja, Solo, dan Surakarta. Jam terbang yang lumayan tinggi untuk band belia dengan materi yang cukup kuat tentu berdampak positif. Alhasil beberapa orang yang sempat menikmati aksi mereka di atas panggung menyepakati jika Pronks merupakan unit garage rock yang berbahaya dengan single “Do It”.

Pada penghujung tahun 2015, Pronks mengunggah artwork dan mengabarkan akan segera melahirkan debut mini album bertajuk Lullabies For Insomnian dibawah bendera label Barongsai Records.

2016-2017

Awal 2016, Pronks memproduksi secara mandiri 12 keping CD mini album Lullabies For Insomnian sebagai perkenalan awal. Mini album yang diproduksi secara mandiri ini mereka bawa ke Jawa Tengah, karena pada awal bulan Februari Pronks bersama unit alternatif rock, Jenar, melakukan kunjungan ke Jogjakarta.

Bertepatan pada pergelaran Malang Records Store Day yang jatuh pada tanggal 16 April 2016,mini album Pronks Lullabies For Insomnian resmi dilahirkan via Barongsai Records. Debut mini album Pronks berisi 5 track yang memiliki kadar memabukkan cukup kuat.

Setelahnya, Pronks kembali disibukkan dengan berbagai jadwal acara di dalam hingga luar kota. Termasuk pada bulan Mei 2016, secara Pronks melakukan serangkaian tur yang diberi tajuk Pronks Jalan-Jalan.

5 Juni 2016 Pronks mengunggah 3 sekaligus lagu melalui souncloud mereka. Tiga lagu yang adalah “Do It”, “Cough”, dan “Anger”.

20 November 2016 video klip untuk single “Do It” diluncurkan. Video klip dari Pronks yang cukup menggemparkan, pasalnya dalam video klip berdurasi tiga menit dua puluh enam detik tersebut begitu keliaran Pronks bersama kawan-kawan begitu tergambarkan jelas tanpa dan terksesan tanpa dibuat-buat alias spontan. Video klip yang apik dan menarik.

Diskografi:

Singles;

Do It, 2012.

Anger, 2016.

Cough, 2016.

EP;

Lullabies For Insomnia,  2016. Via Barongsai Records. (compact disc)

Anggota:

  1. Rendra (Bass & Vokal)
  2. Erlanda (Gitar)
  3. Gigin (Drum)

 

Sumber Referensi:

The Pronks. Malang In Yourface. 2013.

Pronks Luncurkan Debut EP Lullabies For Insomnian. Portalmusik. 2016.

“Pronks Jalan Jalan” di Surabaya Bersama Komunitas Golongan Karavan. Provoke. 2016.

Nekat ala The Pronks. Qubicle. 2016.

Pronks Visualkan Single “Do It” Melalui Video Klip Perdana yang Penuh Aksi. LYT Media.  2016.

Bersenang-Senang Ala Pronks. Backstage Whisp. 2016.

Pronks Go Unscripted and Naked with “Do It” Video. The Display. 2016.

Fucking awesome Indonesian garage punk band Pronks release killer music video. Unite Asia. 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s