Kabar Lalu Lintas Edisi Bulan Juni 2017

Heyho! Sekaligus pada Kabar Lalu Lintas Edisi Bulan Juni 2017 ini kami mau mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri dan tentunya selamat berbahagia bagi kita semua. Selamat berlibur dan selalu jaga diri baik-baik bagi kalian yang melaksanakan ritual mudik.

Salam bahagia.

Baiklah, langsung saja seperti biasa kami akan membagikan beberapa kabar yang telah kami tangkap dan lintasi di tengah perjalanan kami selama bulan Juni.

Coldiac Luncurkan Video Klip Untuk Single Terbaru – Pada era seperti sekarang dua cabang seni yakni musik dan visual memang sepertinya tidak bisa dipisahakan. Sebab selain dari sisi musik, sisi visual juga menjadi salah satu bagian yang berperan penting dalam mendukung pelaku musik untuk mengenalkan karyanya kepada khalayak luas. Beberapa grup musik pendatang baru dari kota Malang yang belakangan bermunculan terbukti mendulang sukses di awal karirnya dalam waktu singkat akibat visual yang mendukung musik yang ditawarkan cukup apik dan menarik perhatian. Sebagaimana unit pop pendatang baru asal Kota Malang, Coldiac.

Awal kemunculannya, band yang telah melahirkan album penuh bertajuk Heartbreaker pada Desember tahun lalu melalui label asuhannya , GZZ Records, ini memang sepertinya tidak ingin mengesampingkan kemasan visual mereka. Bahkan sepertinya musik dan visual memiliki taraf yang setara dalam ruang kreatifitas mereka, sama-sama pentingnya.

Hal ini dibuktikan kembali oleh Coldiac dengan meluncurkan single terbaru yang mereka kemas dalam rupa video musik berjudul “Wreck This Journal” beberapa waktu lalu. Judul single terbaru Coldiac rupanya terinspirasi dari salah satu buku yang berjudul Wreck This Journal karya Keri Smith yang kabarnya memiliki cerita yang sama dengan kehidupan nyata salah satu personilnya.

Coldiac yang dikenal sebagai salah satu band yang menginterpretasikan musik modern era sekarang ini mencoba untuk memasukkan unsur-unsur budaya jawa dalam video klipnya. Hal tersebut bisa dilihat dari mulai busana yang dalam hal ini  Coldiac dibantu oleh fashion stylist bernama Titi Savitri dan juga menghadirkan aksara jawa yang berbunyi “Kadyo Sonya Lingsir Wengi” atau yang berarti “bagaikan kesunyian/sepi di sepertiga malam”.

Dari sisi visual, Coldiac yang dalam penggarapan video klip terbarunya dibantu oleh Prialangga sebagai director dan Dewandha Sindhi sebagai DOP sekaligus editor ini memang tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Namun sejujurnya, melalui single terbaru “Wreck This Journal”, Coldiac menurut kami malah semakin sulit lepas dari bayangan musik rekan mereka yang telah menyajikannya terlebih dulu. Kalian pasti mengerti siapa yang kami maksud.

Bersama Doggyhouse Records, Youngster City Rockers Sambut Lebaran Dengan Rilis Single “Hujan” – Selain masakan khas hari raya seperti lontong sayur dan ketupat. Sepertinya menu Hari Raya Idul Fitri tahun ini akan semakin bervariasi dengan lahirnya single “Hujan” milik unit veteran ska punk asal kota Malang, Youngster City Rockers.

YCR membawa kabar mengejutkan di tengah keberadaan mereka yang beberapa tahun belakangan sulit ditemukan di arena musik kota Malang. Kembali merilis karya tentu menjadi kabar sedap bagi para penggemar band yang pada tahun 2014 silam ini telah sukses melahirkan album penuh bertajuk Into Deep. Melalui siaran pers-nya, YCR mengungkapkan jika pada single “Hujan” mereka masih tetap berkutat dengan seputar isu fenomena alam seperti apa yang ditawarkan pada debut albumnya.

Single “Hujan”  akan dirilis melalui situs resmi Doggyhouse Records pada 25 Juni 2017 dalam format digital. Selain single terbaru Youngster City Rockers, dalam waktu berdekatan Doggyhouse Records kabarnya juga akan melepas mini album Shaggydog dalam format digital bertajuk Rock Da Remix yang berisi 5 materi remix dengan menggandeng lima musisi dari kancah musik elektronik. Dan yang terakhir adalah album kedua milik unit instrumental ska asal Jakarta, Sentimental Moods, bertajuk Semburat dalam format CD dan kaset.

Kabar lainnya menyebutkan jika Youngster City Rockers saat ini sedang dalam proses penggarapan materi untuk cikal album kedua mereka yang kabarnya akan diluncurkan pada tahun ini. mantaf!

Amik Brothers Lepas Single Terbaru “Bertemu Ramadhan” – Beberapa waktu lalu salah seorang teman kami bertanya “Kira-kira ada tidak band Malang yang akan menelurkan sesuatu yang berhubungan dengan bulan Ramadhan?”

Amik Brothers, komplotan blues yang belum lama ini melahirkan single “Jangan Ada Cinta” ternyata menjawab pertanyaan teman kami dengan melahirkan single “Bertemu Ramadhan” melalui Soundcloud-nya.  Selain menjadi ungkapan kebahagiaan bertemu bulan Ramadhan. Amik Brothers melalui single terbarunya juga mengungkapkan jika  bulan Ramadhan mereka anggap sebagai momen untuk bersatu dan berdamai kembali, khususnya menilik keadaan akhir-akhir ini di Indonesia sendiri yang dilanda berbagai konflik.

Ultraviolence Unggah Dua Single Sekaligus – Unit post-punk anyar, Ultraviolence, baru saja mengunggah dua single terbaru sekaligus berjudul “No” dan “Hole”. Melalui dua single tersebut, Ultraviolence nampak lebih matang dari segi sound dan masih tetap dengan aroma ­post-punk yang gelap serta kelam.

Beberapa waktu lalu kami juga sempat melakukan sesi obrolan dengan mereka, simak di sini.

Whitenoir Lepas Lagu “Sterotype” – Sejak meluncurkan debut mini album bertajuk Feed Me di bawah label anyar Pop Flesh Records. Nama Whitenoir langsung menjadi perbincangan hangat di ranah musik kota Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan jadwal panggung yang padat dan juga rilisan Feed Me yang kabarnya sudah terjual habis. Beberapa waktu lalu band dengan aroma musik alternatif ini juga baru melepas single “Stereotype” yang diambil dari debut mini  album Feed Me. Kabar terbaru menyebutkan jika mereka kini tengah menyiapkan debut album penuhnya.

Unit Grunge, Remissa, Unggah Single “Menentang Dan Mencari” – Unit Grunge yang sedang dalam kondisi on fire ini baru saja melepaskan materi berjudul “Menentang dan Mencari”. Salah satu menu favorit pada debut album Manifesto Mimpi.

Barongsai Records Rilis Ulang Debut Mini Album Leftover Dalam Format CD – Beberapa keluhan terlintas dari beberapa teman ketika mengetahui jika debut mini album Mistake I Need To Make milik band emotive hardcore lawas kota Malang, Leftover, dirilis dalam rupa kaset oleh Barongsai Records. Tentu sudah bisa ditebak alasannya, yakni karena tidak ada player untuk memutarnya. Kini alasan tersebut seharusnya sudah tidak berlaku lagi, karena Barongsai Records baru saja merilis ulang Mistake I Need To Make dalam format CD. Sikat! Eh, beli maksudnya.

GUNS – kami baru saja diperkenalkan dengan GUNS yang ternyata telah memiliki dua single berjudul “Melawan Arus” dan “Roda Dua” yang sudah bisa dinikmati melalui kanal Soundcloud mereka. Band yang menyebut diri mereka sebagai  kelompok yang sulit diatur ini terdengar melebur dengan irama musik punk rock juga grunge. Sejujurnya kami lebih suka dengan materi terbaru mereka yang baru saja diunggah berjudul “Jenny Thalia”. Musiknya lebih terdengar berani dan segar.

Us For One – Band asal kota Malang ini menyapa kami melalui kolom pesan media sosial dan mempromosikan single mereka yang berjudul “In This Life, I Get More”. Us For One terdengar berada pada arus pop-punk yang belakangan sedang hangat dengan banyak sentuhan aroma musik emotive di dalamnya.

Fletch – Hawa dingin kota Malang sepertinya berpengaruh bagi suburnya kelahiran nama-nama baru di ranah musik pop yang begitu hangat dengan alunan suara gitar akustiknya. Seperti Fletch dengan single-nya berjudul “Tiga Pagi”.

Fasting & LoudBagi kalian yang berhalangan hadir pada beberapa episode acara bertajuk Fasting & Loud yang diadakan oleh kafe Ben House, maka kalian tidak perlu khawatir. Beberapa hasil rekaman bisa kalian simak pada saluran Youtube milik Andhika Prayogo.

Karena kami sedang mudik , oleh karena itu kami lampirkan beberapa kabar dari luar kota Malang. Selamat bermudik, hati-hati di jalan.

Dandellions “Kolonialis Bos” – Video klip terbaru mereka keren! Cocok dengan musiknya.

Bin Idris “Rukun Warga” – Kami sependapat dengan apa yang Haikal Azizi katakan melalui lirik pada single terbarunya berjudul “Rukun Warga”. Jangan menyebar berita yang belum tentu benar, jangan berdebat jikalau sekedar mengumpat.

Color Theory – Menyinggung Pulau Bali rasanya agakbosan jika hanya membahas seputar pantai saja. Karena skena musik di sana juga lebih menarik untuk disimak. Setelah Rollfast menjadi pendatang baru yang mampu memikat perhatian para penikmat musik heavy metal /psikedelik rock Indonesia. Belakangan mulai bermunculan band-band pada arena musik yang sama dari Pulau Dewata. Salah satunya adalah Color Theory dengan materinya yang berjudul “Lucifer Vulture (Intronum)” dan “Four Horsemen”.

Semiotika – Unit instrumental asal Jambi, Semiotika, mengabarkan jika mereka baru meluncurkan video live session melalui channel Youtube bernama Budak Ceka Ceka. Pada video yang keseluruhannya direkam di Taman ACI  Jambi ini Semiotika menampilkan 5 materi yang diambil dari debut album bertajuk Ruang yang dirilis pada akhir tahun 2015 lalu, diantaranya adalah “Gersang”, “Tunggu Terpejam”, “Sebagian Kecil Udara”, “Ruang”, dan “Lepas”.

Rand Slam “Ayat/Rimajinasi” – Sejatinya lirik yang dinyanyikan merupakan asupan utama untuk semakin bertenaga menganggukkan kepala atau mengeraskan kepalan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s