Kabar Lalu Lintas Kota Malang Edisi Bulan Agustus 2017

Beberapa pekan terakhir banyak wacana yang menyinggung mengenai siaran pers. Memang tidak bisa dipungkiri di era seperti sekarang ini para pelaku musik bisa memperbesar kemungkinan untuk mengarungi ranah musik dengan banyak cara, salah satunya dengan memanfaatkan kehadiran siaran pers. Namun (ini menurut pribadi) masih ada beberapa hal yang harusnya lebih diperhatikan oleh para pelaku musik khususnya di kota Malang sebelum melangkahkan band-nya lebih jauh. Seperti memantapkan pendirian untuk menentukan rencana-rencana kemana arah dan tujuan band kalian ke depan. Karena pada kenyataannya banyak band yang kerap kehilangan arah dan tujuan ketika baru hanya beberapa langkah berada di ranah musik.

Terlepas dari pro dan kontra, kami rasa sebuah band memiliki ukuran sukses yang berbeda-beda.  Jadi sebelum jauh melangkah, alangkah baiknya atur tujuan band kalian kemudian tentukan langkah-langkah yang mampu mencapai tujuan itu. Siaran pers menurut kami hanyalah satu dari sekian banyak faktor penting untuk mencapai tujuan sebuah band. Sukses selalu untuk kalian semua!

Oke, langsung saja kita menuju Lalu Lintas Kota Malang Edisi Bulan Agustus.

Bulan ini kami banyak berkenalan dengan band-band baru. Kebanyakan hanya sebatas lewat lalu lintas media maya, semoga segera kita dapat berjumpa di arena yang lebih nyata. Seperti biasa, beberapa pelaku musik dan label rekaman kota Malang bulan ini membawa kabar sedap. Mulai dari perilisan singel, bocoran rencana, roster baru, hingga gelaran Cassette Store Day yang rencananya akan kembali digelar Oktober mendatang. Mari kita mulai kabar-kabar yang melintas bulan ini!

Kota Malang memang tidak pernah kehilangan daya tarik bagi para pelaku dari berbagai kota hingga mancanegara untuk singgah demi merasakan atmosfir di kota Malang yang semakin hari kian memanas. Begitupula dengan para pegiat acara dari berbagai kota yang tertarik menggelar acaranya di Malang. Ranah musik kota ini selalu menawarkan keseruan meski jauh dari sorotan media Nasional.

Lihat saja bagaimana keseruan yang terjadi saat acara bertajuk Jambore Skinhead di Godbless Café 2 di mana dalam acara tersebut mampu menyatukan pelaku hingga penikmat musik yang berasal dari berbagai kota dan daerah di Indonesia. Atau kembalinya kunjungan unit noise asal Korea Selatan, Tengger, yang tampil bersama kawan-kawan Malang Sub Noise pada saat penutupan acara pameran tunggal Nauval Firdaus di ex pabrik keramik Dinoyo. Belum lagi agenda band-band yang melakoni tur ke kota Malang yang hampir selalu ada setiap minggu. Termasuk juga Houtenhand yang masih menjadi tempat jujukan favorit. Di tempat lain, Houtenhandgarten belakangan juga mulai giat menggelar acara musik dan pameran visual.

Berbicara mengenai tur, kabar gembira datang dari Houtenhand Public House setelah pada 6 Agustus kemarin sukses menggelar acara bertajuk Open Tour edisi perdana. Open Tour sendiri merupakan acara berkelanjutan yang diprakarsai oleh pihak Houtenhand. Acara ini merupakan wadah untuk teman-teman dari luar kota yang hendak melangsungkan tur ke kota Malang.

[Simak juga review acara Open Tour edisi perdana]

Namun jika pada umumnya jadwal tur di kota-kota yang hendak dikunjungi ditentukan oleh pihak band. Maka bagi siapapun yang ingin turut terlibat di acara bertajuk Open Tour di Houtenhand harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Houtenhand.

“Acara ini terbuka untuk band manapun yang akan melakukan tur ke kota Malang, namun jadwal acara kami yang menetapkan.” Ujar pihak Houtenhand. Acara Open Tour sendiri membuka tangan untuk band-band dari berbagai kota seperti pada edisi perdananya kemarin yang diisi band-band psikedelik rock asal Bali, Yogyakarta, Jember, dan tentunya Malang. Informasi lebih lengkap silakan kontak mereka langsung di sini.

Melalui akun resmi Instagram-nya, Houtenhandgarten juga ternyata memiliki agenda yang tidak kalah menarik. Di mana setiap malam minggu mereka menyediakan ruang bagi siapapun (band dan solois) yang ingin tampil di sana. Cek informasinya di sini.

Tidak hanya musik, baru ini penerbit anyar asal Bandung, Jungkirbalik Pustaka, juga sukses melakukan tur di kota Malang dalam rangka mengenalkan buku terbaru mereka yang berjudul Nick Drake: Sebuah Biografi di tiga titik seperti Poharin Art Space, Kafe Pustaka, dan Semeru Art Gallery.

Closure

Kabar sedap mengenai tur kali ini datang dari Closure. Setelah Intenna sukses melakoni mini tur ke Jakarta, kini giliran unit post-punk Closure yang melakoni mini tur ke kota yang sama dengan tajuk tur Journey To The West. Band yang telah melahirkan debut mini album Journey di bawah label O’Pamela ini akan melakoni tur mereka ke Jakarta mulai tanggal 18 Agustus hingg 20 Agustus. Di Jakarta Closure dijadwalkan akan mengunjungi markas Ruru Radio (17/8), kemudia Wasted Rockers Store dan Xabi  Space pada hari yang sama (19/8).

 

Minor Dialogue – Alleviating

Setelah sukses merilis mini album Feed Me milik kuartet alternatif rock, Whitenoir. Label anyar Pop Flesh Records kembali mengenalkan roster terbaru mereka bernama Minor Dialogue. Minor Dialogue adalah proyek solo akustik dari pria bernama Bagas Afriansyah yang merupakan personil  unit indie Rock asal Malang, Eitherway.

Sebagai awal perkenalan, Pop Flesh Records meluncurkan singel perdana Minor Dialogue berjudul “Alleviating”. Singel ini kabarnya akan menjadi bagian dari EP Minor Dialogue yang rencananya akan dirilis paling lambat bulan September mendatang.

The Talkboy

Pentolan Beeswax, Bagas Yudhiswa, melahirkan proyek terbaru bernama The Talkboy. The Talkboy merupakan proyek lanjutan dari album Self-Loathe yang telah diluncurkan Bagas pada November 2016 silam yang kemudian berganti nama menjadi The Talkboy.

Bersama The Talkboy, Bagas Yudhiswa memainkan warna musik psikedelik  yang masih dalam taraf ringan untuk didengarkan. Dalam kurun waktu satu bulan ini, The Talkboy sudah meluncurkan dua singel diantaranya adalah “No Blue” yang dikemas dalam video klip tidak resmi – karena digarap dengan waktu singkat dan konsep sederhana.  Dan single lainnya yang berjudul “Falling”. Kabarnya The Talkboy akan bergabung bersama Dizzyhead di label anyar, Fallyears Records.

Becuz

Unit noise-rock, Becuz, baru saja melempar salah satu single mereka berjudul “Berlalu Sempit” yang diambil dari album terbaru Jala. Pada lagu ini Becuz berkolaborasi dengan Doni Hendrawan – vokalis Ajer – yang mengisi suara vokal dan pembaca puisi. Pria sapaan Doni ini memang dikenal selalu atraktif dan penuh penjiwaan ketika beraksi di atas panggung. Begitupula Doni pada lagu ini dengan penuh penghayatan meyuarakan keadaan kota yang kian bengis.

Iksan Skuter

Musisi folk garda depan, Iksan Skuter, baru saja mengenalkan singel terbarunya yang berjudul “Bapak”. Lagu ini merupakan debut singel untuk calon album keenam Iksan Skuter yang bertitel Gulali. Menurut kabar yang dilansir Srawung Media, singel terbaru Iksan Skuter bisa didapatkan dengan cara mengirimkan biodata yang berisi Nama, Alamat, No. telepon aktif, Email dan Tempat-Tanggal Lahir ke alamat iksanskutergulali@gmail.com . Setelah biodata terkirim, barulah calon pendengar akan mendapatkan singel “Bapak”.

Lagu ini bercerita di balik sosok seorang Bapak yang mungkin selama ini lebih sering terlihat cuek, jaim, dan keras, terdapat rasa sayang dan kepedulian teramat besar yang kerap dicurahkannya secara diam-diam.

Unsaid

Unsaid merupakan pendatang baru di arena musik melodic hardcore. Mereka baru saja mengenalkan debut singel-nya yang berjudul “Breathing, Trying” yang direkam di Vamos Studio. Unsaid beranggotakan Nauval (drum), Nirwan (guitar), Helmy (guitar), Wildan (bass-vocal), dan Syahrin (vocal). Band-band seperti Being As An Ocean, More Than Life, dan Touché Amoré kabarnya banyak mempengaruhi musik mereka.

Jafar

Penghuni sirkuit rock berat di kota Malang bertambah setelah Jafar mengenalkan singel terbaru mereka berjudul “Journey To The Zero”. Selain dari sisi musik, artwork mereka juga tidak kalah menarik di mana Jafar berkolaborasi dengan seniman muda asal Malang bernama Ilustruth. Jafar merupakan unit stoner rock pendatang baru yang beranggotakan Rick, Mc_Death, dan Ryan.

Kami juga baru mendengarkan materi-materi dari pendatang baru lainnya seperti:

Lenttera 

Ujung Titik

 

Tahun ini gerombolan label rekaman dan toko rekaman dari Malang telah memastikan akan kembali merayakan Malang Cassette Store Day pada tanggal 14 Oktober 2017. Melalui akun Instagram @mlgrecordsday mereka mengajak semua pelaku musik untuk terlibat pada kompilasi  Malang Cassette Store Day dengan persyaratan: band/solois berasal dari Malang dan sekitarnya,  Lagu tidak terikat dengan label manapun (kecuali ada kebijakan dari label yang dinaungi), data yang dikirim berupa lagu dengan kualitas baik dengan disertai foto band, nama personil dan nomor kontak .

Tim @Mlgrecordsday juga membuka pintu bagi siapapun yang ingin berkontribusi atau bekerja sama sebagai sponsorship demi menyukseskan acara Malang Cassette Store Day tahun ini. Untuk info lengkap mengenai kompilasi dan sponsorship bisa kalian hubungi langsung mereka di malangrecordslabel@gmail.com atau di sini.

Kabar sedap lainnya datang dari Higain Store, salah satu distribusi outlet yang akan menggelar acara  bertajuk Higain Fest di Godbless Café 2. Acara yang rencananya akan digelar pada 2 September 2017 mendatang ini akan menghadirkan band-band seperti Modern Guns, Ballad For Romantic, Shewn, Ravage, Write The Future, Cable Car Romance, dan masih banyak lainnya. Simak kabar mengenai Higain Fest di akun Instagram resmi mereka @higainstore.

Kolektif pegiat acara bernama Heartfelt Gig juga akan kembali pada edisi kedua dengan menghadirkan band tamu asal Jakarta, Rekah dan Eleventwelfth. Turut hadir pula band asal kota Malang Eitherway dan pendatang baru menjajikan dari ranah post-metal, Moor, ditambah lagi band emotive dari kota Batu bernama Words // Worth. Dengan tagline “Embracing Sincere Feeling” Heartfelt #2  nantinya akan digelar di Houtenhand Public House pada tanggal 1 September 2017. Pantau terus akun Instagram mereka di @heartfelt.gig 

Selain itu Kolektif Malang Subpop dan Malang Sub Noise juga kabarnya dalam waktu dekat akan kembali menggelar acara mereka. Termasuk Noise is Art #9 ! Kita tunggu saja. Pantau terus!

Gelaran Malang Cassette Store Day  semakin menarik untuk dinanti, pasalnya banyak pelaku di kota Malang yang sepertinya merencanakan ‘sesuatu’ di hari raya akbar para pecinta kaset pita tersebut. Seperti Young Savages, Snickers And The Chicken Fighter, Strider, Ultraviolence, dan Noose yang sepertinya telah mempersiapkan ‘sesuatu’ untuk menyambut gelaran Malang Cassette Store Day.

Kami juga menanti gebrakan band-band baru seperti Noose, Jafar, dan Moor.  Sembari menunggu kabar perilisan album dari Beeswax, Much, Intenna, Ultraviolence, Berbisa, Shewn, dan Screaming Factor yang kabarnya tinggal menunggu waktu. Sedangkan Pronks, Remissa, Jenar kabarnya sedang dalam proses rekaman materi-materi baru.

Ada yang lain? Pasti masih banyak kabar sedap di lalu lintas lain yang luput dari pandangan kami. Hm! kami membuka pintu lebar bagi siapapun yang ingin berkontribusi memberikan review, opini, atau kabar sedap lainnya untuk dimuat di kabar lalu lintas edisi selanjutnya. Oh iya, Kami juga menerima playlist untuk disiarkan di radioangsa yang waktu siarannya masih sesuka hati para  penyiarnya, atau kalian tertarik untuk berada di balik kemudi radioangsa sambil memutar lagu dan cuap-cuap? Silahkan! Kirimkan saja semua bahan tulisan atau apapun di angsaruka@gmail.com . Salam!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s