Rotasi Album Musik Tahun 2017

Oleh: Hilman

Jadi begini, tahun 2017 akan selesai dalam hitungan hari dan selain pesta tahun baru dan libur panjang Natal, ada beberapa kebiasaan seru yang selalu saya nantikan ketika menuju penutup tahun. Salah satunya catatan daftar album musik terbaik. Beberapa media musik sudah melayangkan daftarnya, seru juga melihatnya. Jadi tidak ada salahnya mencoba.

Tapi perlu diingat daftar ini dibuat berdasarkan selera pribadi. Jadi bukan berarti album-album yang tidak hadir dalam daftar ini memiliki penilaian yang negative atau tidak direkomendasikan. Oleh karenanya sebagai manusia biasa saya tentu sadar jika masih banyak melewatkan album-album musik menarik lainnya. Ada yang mau merekomendasikan? Sangat dipersilahkan. Kirimkan saja daftar itu lewat angsaruka@gmail.com

Baiklah langsung saja, berikut daftar album Rotasi Album Musik Tahun 2017 versi saya;

  1. Rand Slam – Rimajinasi

Saya bukanlah pendengar hip-hop yang taat, tapi untuk MC satu ini sepertinya sayang untuk dilewatkan. Apalagi saat pertama kali mendengarkan lagu pertama yang diluncurkan berjudul “Ayat” dengan lirik setajam “Kami mimpikan guru, Engkau kirimkan tentara/Kami inginkan buku, Engkau pilihkan senjata…”. Album terbarunya, Rimajinasi, semakin memantapkan Rand Slam sebagai salah satu MC yang berbahaya dan tak kenal ampun melemparkan lirik-lirik pedas serta dukungannya kepada kaum-kaum tertindas. Ditambah lagi musik yang dirinya presentasikan pada Rimajinasi benar-benar memikat dengan balutan warna soul, rock, hingga shoegaze. Album terbaru Rand Slam memang bengis, gelap, namun menerangkan. Langkah awal yang meyakinkan jika Morgue Vanguard tidaklah sendirian di gelanggang bernama hip-hop yang bengis dan agresif.

  1. Mooner – Tabiat

Tahun 2017 merupakan masa subur bagi musik heavy-rock, stoner, dan psikedelik rock tumbuh di kancah musik Indonesia. Beberapa nama seperti The SIGIT, Seringai, Komunal, Suri memang telah memanaskan arena musik ini lebih dulu. Tapi sejak grup seperti Kelompok Penerbang Roket, Matiasu, Sigmun hingga Rollfast muncul, sirkuit musik ini kian padat akibat mulai banyak bermunculan gerombolan ‘si berat’ yang memabukkan. Bahkan jika mau menelusuri lebih dalam, hampir di tiap kota seluruh penjuru Indonesia memiliki perwakilan pada sirkuit musik ini.

Akan tetapi sayangnya banyak dari mereka masih jarang menawarkan petualangan musik yang baru. Sampai pada akhirnya Mooner muncul di antara hingar-bingar tersebut.  Sejak pertama kali merilis penampilan live di Klub Racun – saat itu masih format trio – supergrup ini sudah nampak menjajikan, tentu ini perkara musiknya. Hingga album Tabiat dilahirkan dan  Mooner menambah personil wanita pada divisi vokal – hal yang sulit ditemukan di kancah musik heavy-rock Indonesia –  Mooner semakin membuktikan jika mereka mampu menawarkan sensasi musik psikedelik rock berat yang berbeda. Dan yang membuat menarik ialah, musik yang ditawarkan masih terdengar akrab dengan irama-irama musik Indonesia serta yang tidak kalah penting, penggunaan lirik berbahasa Indonesia!

Ditambah dengan karakter vocal yang kalem dan tidak dipaksakan untuk tampil segarang musiknya menjadi nilai tambah tersendiri untuk band asal Bandung ini.

  1. Code Orange – Forever

Berat, sadis, penuh ledakan, kejutan, dan terobosan. Itulah gambaran album terbaru Code Orange. Memainkan musik hardcore yang super heavy dengan memberikan sentuhan-sentuhan magis pada musiknya. Banyak bagian yang sejatinya tak pernah diduga jika akan hadir di dalam materi lagu seperti yang Code Orang tawarkan. Tapi Code Orange malakukannya, dan menariknya percobaan-percobaan yang mereka lakukan berhasil tanpa perlu membuat pendengar mengerutkan dahi. Album ini datang dari dimensi lain, sebuah terobosan menggabungkan kegelapan irama sludge, hentakan hardcore, keliaran punk-rock, hingga ketidakpedulian grunge. Bahkan sentuhan musik elktronik juga hadir dalam album sebengis ini. Bisa dibayangkan? Coba saja dengarkan!

  1. Godflesh – Post-self

Tidak ada alasan untuk tidak menyukai album ini. Lewat Post-self, Godflesh akan menghentak telinga kalian dengan kekuatan yang dahsyat.

  1. Godspeed You! Black Emperor – Luciferian Towers

Silakan menyanggah jika album ini tidak layak mengisi daftar album terbaik di tahun 2017. Karena saya tidak berani melakukannya.

  1. Converge – The Dusk In Us

Ketika beberapa single dilayangkan. Converge nampak memastikan diri akan menerobos masuk ke kamar musik sludge hingga doom. Tapi ketika album The Dusk In Us dilancarkan, isi album ini ternyata lebih dari yang dibayangkan. Gabungan semua kekacauan yang pernah dihadirkan pada album-album sebelumnya masih jelas terasa, namun dengan tingkatan yang lebih bengis hingga menjadikan Converge nampak seperti monster yang tiba-tiba menyergap mangsanya dari sudut kegelapan yang tidak pernah kita duga datangnya.

  1. Amenra – Mass VI

Album ini mengembalikan jiwa Amenra yang sempat hilang pada album Alive. Saatnya kembali berpetualang menuju lembah menakutkan. Siapkan tenaga karena musik mereka tidak akan membuat kepala kalian diam begitu saja.

  1. Cult Of Luna & Julie Christmas – Mariner

Mengajak kolaborasi Julie Christmas (Battle Of Mice) ternyata menjadi langkah yang cukup ampuh. Kolaborasi Cult Of Luna & Julie Christmas berhasil melahirkan album bertajuk Mariner. Materi di dalamnya menawarkan tingkat kegarangan yang luar biasa menakutkan. Namun di sela-sela itu ada ketenangan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Album ini akan membakar jiwa-jiwa yang penuh dengan kebencian.

  1. King Woman – Created In The Image Of Suffering

Ketika pertama kali direkomendasikan melihat performa live band ini via Youtube. Saya tidak berkutik hampir kurang lebih satu jam. Brengsek! Band ini memang benar-benar membius. Menggabungkan musik heavy rock, doom, hingga shoegaze. Ditambah dengan vokal perempuan bak penyihir yang bernyanyi bagai merapal mantra.  Sungguh berhasil membuat bulukuduk berdiri!

  1. Gufo – The Beginning Of God

Tidak seperti burung hantu peliharaan Harry Potter yang cantik itu. Burung hantu yang satu ini akan membuat kalian ketakutan setengah mati ketika berhadapan langsung. Gufo datang dari planet lain dan akan memberikan pengalaman yang tidak akan kalian lupakan selama satu jam penuh. Sediakan pencahayaan yang cukup sebelum mendengarkan dan jangan lupa, berdoa.

  1. Cloakroom – Time Well

Pendengar album Further Out pasti masih akan bisa menerima album terbaru Cloakroom. Ya, memang tidak jauh berbeda. Hanya saja menariknya pada Time Well, Cloakroom mencoba masuk ke dalam jalan setapak musik shoegaze yang semakin dalam dan tenang, serta menggumpalkan distorsi kotornya menjadi  lebih padat – mungkin yang ini disebabkan oleh persekutuan dengan label anyarnya, Relapse Records. Meski demikian Cloakroom tetap masih banyak mempertahankan ketukan-ketukan aroma musik yang mereka tawarkan pada album sebelumnya, mulai dari aroma pop-punk hingga post-hardcore. Time Well membawa Cloakroom ke pendengar musik yang lebih luas.

  1. Haim – Something To Tell You

Alasan mengapa saya menyukai Haim; (1) vokalisnya seorang wanita multi-instrumentalis  (2) vokalisnya keren abiezzzz (3) konsisten dengan musiknya. Something Tell You semakin membuktikan musikalitas ketiga saudari kandung ini yang memang bagus dan mumpuni. Melalui album terbarunya, Haim akan mengajarkan kalian cara berdansa tanpa mengurangi kekerenanmu, tapi persetanlah dengan kekerenan, coba saja dengarkan Something To Tell You jika anda bisa tahan tak bergerak.

  1. Danilla – Lintasan Waktu

Pada album terbarunya Danilla meminggirkan identitas folk dan mengganti dengan format full band. Namun menariknya musik Danilla tidak langsung berubah 180 derajat. Masih terdengar jazzy dan menghadirkan melodi-melodi yang bluesy. Kesan gelap memang lebih terasa dan mendukung kisah-kisah murung di balik lirik yang diutarakan. Tapi bagi pendengar setianya, Danilla nampak baik-baik saja dan malah semakin menarik. Jadi tidak heran jika solois ini selalu dinanti, memang layak.

  1. Loyle Carner – Yesterday’s Gone

Album debut dari pendatang baru, Loyle Carner, ini langsung membuat saya jatuh cinta tanpa perlu menjadikan saya penikmat musik hip-hop yang taat. Musiknya yang tidak terlalu mencolok telinga membuat telinga awam penikmat hip-hop seperti saya mudah merasakan kenyamanan. Ringan, renyah, dan ramah di telinga. Dan album ini menjadi album hip-hop yang paling sering menghiasi mesin pemutar saya di periode awal tahun 2017.

  1. Davy Jones – Rockin’ On The Floor

Samarinda sepertinya memiliki banyak potensi musik yang musti diperhatikan. Setelah Murphy Radio yang mengesankan lewat album Naftalena, sekarang giliran unit rock ‘n’ roll, Davy Jones, yang menarik perhatian lewat album Rockin’ On The Floor. Jika kalian sedang mengadakan pesta sekolah yang intim. Maka coba datangkan Davy Jones. Mereka akan mampu memecah suasana pesta sekolah kalian dan membuatnya lebih liar serta  menyenangkan. Pasalnya energi blues rock hingga hentakan rockabilly yang mereka mainkan akan menghempaskan tubuh anda di lantai dansa. Apalagi sedikit ditopang minuman berkhasiat tinggi. Persetan sudah dengan yang namanya ‘jaga image’.

Selain album-album di atas, beberapa album yang saya rekomendasikan untuk mesin pemutar kalian adalah;

 

  1. Bell Witch – Mirror Reaper
  2. Chelsea Wolfe – Hiss Spun
  3. Foo Fighter – Concrete and Gold
  4. Turnover – Good Nature
  5. Sunrot – Sunnata
  6. Black Rawk Dog – Suburban’s Folk Stories
  7. I’m Sorry I’m Lost – 50:50
  8. Young Savages – 2000’s Kid
  9. Intenna – Flaw
  10. Iksan Skuter – Gulali
  11. Snickers And The Chicken Fighter – Retorika

Termasuk juga beberapa album yang numpang lewat di telinga atau musti saya sendiri dengarkan karena belum berkesempatan membeli rilisannya;

  1. Vengeance – Stagnant Circle
  2. Sugarkane – In A Mess
  3. Forgotten – Kaliyuga
  4. ZZUF – Alright
  5. Feast – Multiverses
  6. Sandrayati Fay – Bahasa Hati
  7. Zat Kimia – Candu Baru
  8. Frau – Tembus Pandang

Dan beberapa band yang patut ditunggu albumnya adalah;

  1. Seringai
  2. Bedchamber
  3. Screaming Factor
  4. Remissa
  5. Beeswax
  6. Much

Demikian Rotasi Album Musik 2017 dari saya. Ditunggu rotasi versi kalian. Selamat berlibur panjang. Salam!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s