Lalu Lintas Kota Malang

Wohoooo!! Lebih dulu kami mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah berpuasa bagi kalian yang sedang menjalankan. Semoga di bulan penuh kebahagiaan dan berkah ini kita semua senantiasa diberkati.

Baiklah, saatnya kami memberikan kabar-kabar baik dari Lalu Lintas kota Malang. Bulan puasa ternyata tak menghentikan para pelaku musik di kota ini untuk terus bergerak. Ada yang merilis album, single, dan tetap mengorganisir acara skala kecil. Menyenangkan bukan? Tentu saja!

Selamat bagi kalian yang sukses mengajak do’i buat ngabuburit atau berbuka bersama, bagi kalian yang masih sendiri mencari santapan untuk sahur atau berbuka jangan khawatir. Kami akan memberikan kalian kabar-kabar sedap untuk menambah cita-rasa kesedapan di menu berbuka kalian nanti.

Oke, langsung saja.

Wolfgang – Generasi Boti

Penampilan duo blues rock pendatang baru ini berhasil membuat kami terpukau di acara bertajuk ASMARA beberapa waktu silam di Houtenhand. Ulsannya bisa kalian baca di sini. Dan kami baru saja menemukan tautan untuk mendengar materi mereka yang berjudul “Generasi Boti”. Sayangnya sound yang mereka tunjukan lewat rekaman single itu kurang nampol, terutama dari divisi drum dan ketebalan distorsi. Tidak seperti saat mereka di atas panggung. Tapi tenang, perjalanan masih jauh. Band ini masih baru dan masih banyak waktu bagi mereka untuk bisa menunjukkan sisi terbaiknya.

 Ultraviolence – The Central Concept

Duo post-punk elektronikal, Ultraviolence,  baru saja melempar single anyar mereka. Judulnya “The Central Concept”. Keberadaan yang sulit terdeteksi tampaknya akibat dari kesibukan penggarapan materi baru. Hasilnya tentu saja bisa didengar lewat “The Central Concept” yang aransemen musiknya semakin apik, murung dan gelap. Kini Maulana Akbar dan Torkis Waladan tampaknya sedang mendalami eksplorasi piranti elektroniknya. Dan jika merujuk pada single terbaru mereka, hasilnya tentu memuaskan. Semoga di panggung juga demikian. Kita lihat nanti.

Remissa – 1-

Sudah dengar debut single terbaru Remissa dari album kedua mereka, Tegangan Tinggi ? belum? Baiklah, jadi album terbaru kuartet grunge/alternatif rock itu sekarang sudah resmi rilis lewat Srawung Records. Dan beberapa waktu lalu Remissa baru saja mengenalkan debut single-nya yang berjudul “1-“. Lewat lagu itu Remissa membuktikan jika di album terbaru ini mereka masih tetap menjadi grup musik dengan lirik super bertegangan tinggi yang siap menyerang para penguasa tiran dan melontarkan kemuakan akan kondisi negeri yang dianggapnya semakin kritis. Masih tetap berpegang teguh dengan penggunaan lirik berbahasa Indonesia yang jelas dan tak bertele-tele. Musik Remissa kini juga lebih mantap dari sisi sound hingga aransemen. Yang paling terasa tentu saja kehadiran gitaris baru, Rizkqytsany, yang membuat kompisisi gitar di musik Remissa semakin padat berisi. Single ini sudah semacam ancaman, jika album Tegangan Tinggi harus cepat-cepat berada di tangan.

The Coming Backs –Believing Lies

Dalam rentan waktu seminggu kami sempat menonton aksi band super ngebut ini dua kali. Hasilnya, arena moshpit selalu pecah dan menimbulkan ‘keributan’ di berbagai sisi, termasuk juga area panggung. Stage diving dan moshing mudah bercecer di mana-mana. Band bertenaga kuda, meski singkat dan cepat, The Coming Backs selalu tampil dengan durasi panjang dan tentunya menyenangkan. Kami sempat melihat jika beberapa waktu lalu secara militan mereka telah melepas demo rekaman fisik di berbagai gigs. Sayang kami tak beruntung mendapatkannya. Tapi tak apa, single mereka yang berjudul “Believing Lies” sudah cukup menjadi bukti jika mereka band yang tak akan mau disuruh menginjak rem.

Linger – Congratulations You’re Getting Old

Permisi kami mau sombong jika baru saja kami download Spotify. Ha!

Setelah layanan streaming itu berada dalam telepon genggam kami, album dari proyek solo milik vokalis Write The Future dan Much, Linger, ini yang kami putar pertama. Sebelumnya kami sempat iseng bertanya pada Bagas Yudhiswa (Beeswax) selaku penanggung jawab mixing album Congratulations You’re Getting Old. Katanya album ini yang menurutnya hasilnya paling sesuai ekspektasi. Dan setelah mendengarkan, kami langsung sepakat. Proyek solo ini tampaknya menjadi ruang bagi Dandy Gilang meluapkan segala kemelut di pikirannya perihal masa-masa remaja yang menginjak usia seperempat abad. Sekali lagi, meski kami sedikit ragu, Dandy lewat Linger menciptakan proyek musik yang sulit untuk tak membuat ekspektasi membubung tinggi.

Beeswax – Saudade

Nah, kami memang belum punya rilisan fisik band yang paling banyak dinati-nanti ini. Tapi setelah mendengar materinya lewat Spotify, maaf kami sombong lagi, rilisan fisik berjudul Saudade itu sudah masuk dalam daftar musti cepat berada di rak koleksi. Kami harus mengakui jika band ini terus menunjukkan perkembangan musikalitasnya. Layak memang jika Beeswax selalu dinanti.

Eitherway – Hiding In Plain Sight

Satu lagi pendatang baru dari arena musik alternatif/emotive. Mereka adalah Eitherway. Jujur, hanya sekali kami menyaksikan penampilan salah satu band yang selalu direkomendasikan ini. Dan waktu itu mereka tampil dengan format akustik. Dan ternyata roster baru Haum Entertainment ini berformat full band. Ha! Mini album perdana mereka Hiding In Plain Sight berisi lima materi dengan musik alternatif yang sedang digandrungi anak-anak muda jaman sekarang. Jika ingin rujukan, kalian bisa membayangkan jika Eitherway berada dalam satu panggung dengan Barefood atau proyek Dandy Gilang, Linger. Termasuk Write The Future. Meski masih dipoles dengan sound mentah, tapi mini album Eitherway itu sudah cukup meyakinkan.

Sesi Obrolan

Dua hari lalu kami kami sempat berbincang dengan seorang teman. Topiknya berangkat dari pertanyaan yang beberapa hari belakangan diajukan kepada kami perihal ke mana mereka bisa mendapatkan rilisan-rilisan baru band-band dari kota Malang. Dan jujur saja, kami sulit menemukan jawabannya. Pada intinya amat disayangkan jika geliat yang semakin seru ini tak didukung dengan adanya sarana seperti distribusi outlet atau toko rekaman. Sudah saatnya Kota Malang memiliki toko penjaja rilisan fisik yang layak dan serius serta memiliki program-program seperti pengarsipan segala hal yang berhubungan dengan geliat musik di kota Malang seperti media cetak, maupuk audio, misalnya.

Bukan hanya sekedar pokoknya ada rilisannya. Tempat-tempat seperti itu yang bisa dijadikan jujukan dan wadah berbincang perihalgeliat musik yang belakangan semakin seru. Dan menjadi tempat mengedukasi atau berbagi untuk mereka yang ingin menggali lebih banyak informasi perihal geliat musik di kota ini.  Semoga lekas ada segelintir orang yang memiliki nyali membuka usaha seperti itu. Kami sudah lebih dari cukup dengan café atau warung kopi. Atau kami saja yang membukanya? Doakan saja ya manteman.

Kanal Gembira Lokal – Dokumentasi Live Recording

Setahun silam netlabel Kanaltigapuluh bikin acara di houtenhand garten – yang sayangnya sekarang sudah berhenti beroperasi. Nama acaranya Kanal Gembira Lokal. Dan kebetulan kami hadir di acara tersebut. Reviewnya bisa kalian baca di sini. Nah, malam itu acara Kanal Gembira Lokal hanya memberi syarat kepada penonton yang hendak masuk untuk memberikan donasi seikhlasnya. Itupun sudah plus zine dan sticker. Ada juga lapak sablonase di acara tersebut. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada bulan Mei 2018, penggagas acara tersebut datang ke rumah kami dan memberikan CD Dokumentasi audio dari acara tersebut. Katanya ini hasil dari donasi dan lapak sablonase di acara Kanal Gembira Lokal malam itu. Dan CD ini tak pernah diperjual belikan, alias hanya diberikan secara gratis. Kami langsung kagum dengan cara mereka mengapresiasi para pelaku musik. Contoh bagus dan keren. Salut untuk mereka yang terus memiliki semangat untuk membuat scene ini terus dan semakin hidup, sehat serta bergairah. Kami sudah muak dengan geliat musik yang sekarang hanya dimanfaatkan untuk segelintir pihak demi kepentingan bisnis atau pribadi tanpa peduli bagaimana perkembangan scene ini kedepannya.  Berat amat sam, sabaaar…sabaaaar…..

Maaf ini semua karena faktor lapar. Ha!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s