[Review Acara] Menu Hari Ini

Hari raya Idul Fitri memang sudah terlewat jauh, tapi suasana lebaran sampai sekarang masih saja bisa dirasakan. Seperti pada hari Jum’at  (29/6) malam di mana sekumpulan anak muda membuat hajatan bertajuk Menu Hari Ini di Houtenhand dengan alasan ingin menjaga tradisi Hari Raya Idul Fitri, yakni merajut tali silaturahmi alias halalbihalal.

Namun, jangan bayangkan akan terdapat pesta opor ayam, ketupat, atau sambal goreng kentang yang selama ini menjadi menu khas Hari Raya Idul Fitri di atas meja makan. Karena suguhan di acara Menu Hari Ini tidak akan memanjakan lidah kalian, melainkan telinga!

Menunya terdiri Moor, Noose, Remissa, The Coming Backs dan Dhurma yang didatangkan langsung dari kota Surabaya. Sedangkan rangkaian acaranya; saling bermaaf-maafan, berbagi gelas, moshing, stage diving, headbanging,  sing along, berbagi gelas lagi dan terus diulang hingga tetes keringat terakhir. Menyenangkan bukan?

Moor ditunjuk menjadi sajian pembuka Menu Hari Ini. Trio post-metal yang banyak menjajaki dingin dan gelapnya wilayah atmospheric death-metal ini tampil menjadi pembuka yang berhasil membuat suasana langsung mencekam. Membuka penampilannya dengan debut single “Whisper Mountain”, Moor malam itu tampil masih jauh dari kata memuaskan. Terlalu banyak ruang kosong ketika membawakan lagu-lagunya. Mungkin memang sudah saatnya mereka mulai mempertimbangkan untuk segera menambahkan piranti agar mendukung penampilan mereka di atas panggung.

Meski demikian, penampilan Moor menunjukkan perkembangan dari penampilan pertama mereka beberapa bulan lalu. Terutama dari divisi drum. Malam itu Moor membawakan sekitar empat lagu dan secara mengejutkan menutup penampilannya dengan membawakan tembang milik Deafheaven berjudul “Brought To The Water”.

Selanjutnya adalah trio stoner metal, Noose. Menjadi pendatang baru dan beranggotakan tiga wajah muda tak lantas membuat mereka canggung. Buktinya adalah penampilan yang agresif dan memukau mereka presentasikan di acara Menu Hari Ini. Tanpa basa-basi Noose langsung menghajar telinga para penonton di depannya dengan sajian musik yang berapi-api, rapat dan sound super gahar lewat lagu pembuka “Witchtray” yang diambil dari debut mini albumnya berjudul Flawless Darkness.

Begitupula ketika Noose membawakan lagu-lagu selanjutnya seperti “Children Of The Grief”, “Deathwish”, termasuk lagu cover “Territorial Pissings” milik Nirvana, hingga “Surreal Way Of Paradise” yang keseluruhannya terkandung dalam mini album  Flawless Darkness.  Memukaunya penampilan Noose malam itu bisa dilihat dari berapa banyak orang yang tak sungkan memuji langsung aksinya setelah mereka turun panggung.  Noose juga mengumumkan akan merilis ulang mini album mereka dalam waktu dekat dalam format kaset. Tak heran mini album mereka cepat ludes jika mengingat band ini semakin menunjukkan potensi di setiap penampilannya. Seperti di acara Menu Hari Ini.

Giliran kuartet doom-metal yang mengakusisi panggung. Mereka adalah Dhurma asal Surabaya. Penampilan Dhurma di Menu Hari Ini juga tak kalah mengesankan. Bahkan kami sampai lupa berapa lagu yang mereka bawakan malam itu karena terlalu terkesima dengan riff berat, ayunan pukulan drummer, cabikan bass serta gaharnya sang vokalis  yang melebur dalam kabut dan kegelapan musik doom-metal yang berhasil disajikan Dhurma sampai khatam. Tuntas.

Ya, harus diakui jika malam itu mereka memang sempurna. Mulai dalam urusan musik hingga membuat sibuk arena moshpit. Layak jika malam itu mereka diberi penghormatan berupa anggukan kepala dari puluhan penonton yang memadati lantai dua Houtenhand. Apalagi jika melihat orang di balik drum yang begitu berapi-api dalam mengayunkan pukulannya.

Remissa menjadi penampil selanjutnya setelah Dhurma berhasil memporak-porandakan arena moshpit.  Akan tetapi nyatanya penonton tak bergeming di bibir panggung dan malah tetap membuat pesta semakin bertambah sengit. Penampilan Remissa yang semakin matang sudah bisa dipastikan menjadi salah satu faktornya. Band ini memang semakin menunjukkan taji mereka terutama dalam urusan sound. Semakin mantap dan nendang!

Malam itu mereka membawakan beberapa materi dari album kedua bertajuk Tegangan Tinggi. Mulai “Pola Yang Sama”, “Singkat Kata”, “1-“, dan “Rantau”. Dan selama keseluruhan lagu itu dibawakan, tak sedikit penonton yang terus ikut bernyanyi sambil menghempaskan tubuh mereka kepada penonton lainnya.

The Coming Backs menjadi sajian terkahir yang dipersiapkan di Menu Hari Ini. Cerdas juga meletakkan unit punk super ngebut ini menjadi sajian penutup sebagai penguras keringat yang sudah hampir tak menyisakan tenaga. Namun, sayangnya kami harus pamit undur diri lebih cepat dan melewatkan sajian penutup Menu Hari Ini.

Rangkaian acara Menu Hari Ini berjalan menyenangkan. Meski tidak ada kehadiran rengginang, opor ayam, ketupat, atau sambel goreng kentang sekalipun, acara halalbihalal yang diselenggarakan benar-benar sukses membuat tali silaturahmi semakin erat. Kapanlagi acara halalbihalal malah menawarkan kita untuk menguras keringat, bukannya menaikkan kandungan lemak. Ditunggu menu selanjutnya…

Venue: Houtenhand

Tanggal: 29 Juni 2018

Line-up: Moor, Noose, Remissa, Dhurma, The Coming Backs

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s